Tuesday, April 28, 2015
Potensi Wisata Daerah Blitar Jawa Timur
Diresmikan 3 Juli 2004 oleh Presiden Megawati Soekarno Putri, yang dimaksudkan agar ide, gagasan konsep, dan pemikiran Bung Karno yang merupakan kekayaan intelektual menjadi aset negara yang disejajarkan dengan pemikiran ahli & ideologi yang berkembang di dunia sehingga bisa dipahami segala lapisan masyarakat untuk melanjutkan perjuangan bangsa dalam mewujudkan cita – cita.
Perpustakaan ini terletak tepat sebelah selatan Makam Bung Karno, di jalan Kalasan kelurahan Bendogerit.
Perpustakaan bertaraf internasional ini termasuk di Kompleks Makam Bung Karno sebelah selatan berdampingan dengan Museum. Di samping bangunan perpustakaan, diisi juga dengan 2 karya seni yang berupa Patung Bung Karno serta dinding relief berisi perjalanan hidup Bung Karno dari masa muda, masa perjuangan diplomatis serta masa tuanya yang membentang di tepi kolam dari perpustakaan ke arah makam. Di Museum terdapat foto – foto dokumen perjuangan Bung Karno dan ada satu lukisan Bung Karno yang cukup berkesan, yaitu tepat di jantung lukisan Bung Karno tersebut dapat berdetak seperti hidup. Keberadaan Perpustakaan dan Museum Bung Karno menjadi ikon dan berfungsi mewujudkan “ Nation and Character Building Indonesia “ dengan konstribusi berupa “Wisdom of Past” yang digali dari gagasan Bung Karno.
Teknologi dalam dunia teknik sipil
Siapa yang tidak kenal dengan aplikasi SAP2000 apalagi yang dunianya emang berkecimpung di dunia teknik sipil. SAP2000 merupakan program berplatform windows yang digunakan untuk
Monday, March 16, 2015
Perbandingan metode pelaksanaan Konstruksi Basement Top Down dengan Bottom Up
Metode Konvensional Bottom Up
Metode ini sangat
sering digunakan terutama di Proyek-proyek high risk building dengan basement
di kota Yogyakarta. Sesuai dengan namanya, metode ini mengerjakan konstruksi
gedung dari lantai bawah ke atas secara berurutan. Metode ini juga cukup mudah
dilaksanakan, karena tidak terlalu rumit.
Saturday, October 20, 2012
JASA BOT MURAH & AMAN
• borong Novice ke job 3 Aura (99/70) biaya Rp. 100.000
BOT 1 Bulan (30 Hari)
1 Char = Rp. 50.000
1 Char+Support AB/HP (AB dari Kmu) = Rp. 80.000
1 Char+Support AB/HP (AB dari Ikki) = Rp. 120.000
All job LV 100-120 Rp.150.000
All job Base lv 135++ Borong per Lv cuma Rp.15.000
note : (harga sewaktu waktu bisa berubah sebelum blog terupdate)
BOT 1 Bulan (30 Hari)
1 Char = Rp. 50.000
1 Char+Support AB/HP (AB dari Kmu) = Rp. 80.000
1 Char+Support AB/HP (AB dari Ikki) = Rp. 120.000
All job LV 100-120 Rp.150.000
All job Base lv 135++ Borong per Lv cuma Rp.15.000
note : (harga sewaktu waktu bisa berubah sebelum blog terupdate)
Sunday, July 29, 2012
Arti kata jancok dan saudaranya
Bagi kalian yang orang Jawa Timur, pasti
sudah tidak asing lagi dengan kata JANCOK. Kata-kata ini sangat terkenal
di Jawa Timur. Bahkan orang-orang di Jawa Tengah dan Jawa Barat juga
sering mengucapkan kata-kata ini. Lalu, apa sebenarnya arti kata Jancok
dan bagaimana asal mulanya bisa terbentuk kata ini?.
Jancok atau dancok adalah sebuah kata khas Surabaya yang telah banyak tersebar hingga meluas ke seantero Indonesia bahkan sudah mendunia (lebay). Warga Jawa Timur seperti Surabaya, Malang, Mojokerto, Sidoarjo dll turut andil dalam penyebaran kata ini. Jancok berasal dari kata 'encuk' yang memiliki padanan kata bersetubuh atau f*ck dalam bahasa Inggris. Berasal dari frase 'di-encuk' menjadi 'diancok' lalu 'dancok' hingga akhirnya menjadi kata 'jancok'.
Ada banyak varian kata jancok, semisal jancuk, dancuk, dancok, damput, dampot, diancuk, diamput, diampot, diancok, mbokne ancuk (=motherfucker), jangkrik, jambu, jancik, hancurit, hancik, hancuk, hancok, dll. Kata jangkrik, jambu adalah salah satu contoh bentuk kata yang lebih halus dari kata jancok. Makna asli kata tersebut sesuai dengan asal katanya yakni 'encuk' lebih mengarah ke kata kotor bila kita melihatnya secara umum. Normalnya, kata tersebut dipakai untuk menjadi kata umpatan pada saat emosi meledak, marah atau untuk membenci dan mengumpat seseorang.
Namun, sejalan dengan perkembangan pemakaian kata tersebut, makna kata Jancok dan kawan-kawannya meluas hingga menjadi kata simbol keakraban dan persahabatan khas (sebagian) arek-arek Suroboyo. Kata-kata ini bila digunakan dalam situasi penuh keakraban akan menjadi pengganti kata panggil atau kata ganti orang. Misalnya, "Yo'opo kabarmu cok?, piye kabarmu cok? (Jateng)", "Jancok sik urip ae koen, cok?". Serta orang yang diajak bicara tersebut seharusnya tidak marah, karena percakapan tersebut diselingi dengan canda tawa penuh keakraban.
Kata jancok juga bisa menjadi kata penegasan keheranan atau komentar terhadap satu hal. Misalnya "Jancok! Ayune arek wedok iku (Jancok cantik banget cewek itu)", "Jancuk ayune, rek!", "Jancuk eleke, rek", dll. Kalimat tersebut cocok dipakai bila melihat sesosok wanita cantik yang tiba-tiba melintas dihadapan.
Akhiran 'cok' atau 'cuk' bisa menjadi kata seru dan kata sambung bila penuturnya kerap menggunakan kata jancok dalam kehidupan sehari-hari. Contoh "Wis mangan tah cuk. Iyo cuk aku kaet wingi lak durung mangan yo cuk. Luwe cuk." (Sudah makan cuk, iya cuk aku dari kemarin belum makan ya cuk, lapar cuk). Atau "Jancuk, maine Arsenal mambengi uelek cuk. Pemaine kartu merah kabeh cuk (Jancuk, permainan arsenal semalam jelek banget cuk, pemainnya kena kartu merah semua cuk).
Dan memang, kata ini sangat enak diucapkan, sampai sampai saya ketagihan mengucapkan kata ini, walaupun arti yang saya tekankan bukanlah arti kotor, tapi hanya sekedar kata sapaan saja. Bagaimana menurut anda yang khususnya sering mengucapkan kata-kata ini?
note: Shut the Fuck up!
Jancok atau dancok adalah sebuah kata khas Surabaya yang telah banyak tersebar hingga meluas ke seantero Indonesia bahkan sudah mendunia (lebay). Warga Jawa Timur seperti Surabaya, Malang, Mojokerto, Sidoarjo dll turut andil dalam penyebaran kata ini. Jancok berasal dari kata 'encuk' yang memiliki padanan kata bersetubuh atau f*ck dalam bahasa Inggris. Berasal dari frase 'di-encuk' menjadi 'diancok' lalu 'dancok' hingga akhirnya menjadi kata 'jancok'.
Ada banyak varian kata jancok, semisal jancuk, dancuk, dancok, damput, dampot, diancuk, diamput, diampot, diancok, mbokne ancuk (=motherfucker), jangkrik, jambu, jancik, hancurit, hancik, hancuk, hancok, dll. Kata jangkrik, jambu adalah salah satu contoh bentuk kata yang lebih halus dari kata jancok. Makna asli kata tersebut sesuai dengan asal katanya yakni 'encuk' lebih mengarah ke kata kotor bila kita melihatnya secara umum. Normalnya, kata tersebut dipakai untuk menjadi kata umpatan pada saat emosi meledak, marah atau untuk membenci dan mengumpat seseorang.
Namun, sejalan dengan perkembangan pemakaian kata tersebut, makna kata Jancok dan kawan-kawannya meluas hingga menjadi kata simbol keakraban dan persahabatan khas (sebagian) arek-arek Suroboyo. Kata-kata ini bila digunakan dalam situasi penuh keakraban akan menjadi pengganti kata panggil atau kata ganti orang. Misalnya, "Yo'opo kabarmu cok?, piye kabarmu cok? (Jateng)", "Jancok sik urip ae koen, cok?". Serta orang yang diajak bicara tersebut seharusnya tidak marah, karena percakapan tersebut diselingi dengan canda tawa penuh keakraban.
Kata jancok juga bisa menjadi kata penegasan keheranan atau komentar terhadap satu hal. Misalnya "Jancok! Ayune arek wedok iku (Jancok cantik banget cewek itu)", "Jancuk ayune, rek!", "Jancuk eleke, rek", dll. Kalimat tersebut cocok dipakai bila melihat sesosok wanita cantik yang tiba-tiba melintas dihadapan.
Akhiran 'cok' atau 'cuk' bisa menjadi kata seru dan kata sambung bila penuturnya kerap menggunakan kata jancok dalam kehidupan sehari-hari. Contoh "Wis mangan tah cuk. Iyo cuk aku kaet wingi lak durung mangan yo cuk. Luwe cuk." (Sudah makan cuk, iya cuk aku dari kemarin belum makan ya cuk, lapar cuk). Atau "Jancuk, maine Arsenal mambengi uelek cuk. Pemaine kartu merah kabeh cuk (Jancuk, permainan arsenal semalam jelek banget cuk, pemainnya kena kartu merah semua cuk).
Dan memang, kata ini sangat enak diucapkan, sampai sampai saya ketagihan mengucapkan kata ini, walaupun arti yang saya tekankan bukanlah arti kotor, tapi hanya sekedar kata sapaan saja. Bagaimana menurut anda yang khususnya sering mengucapkan kata-kata ini?
note: Shut the Fuck up!
Subscribe to:
Posts (Atom)



